Mesin Digital Printing dan cara memilihnya

Bagaimana cara memilih mesin yang tepat? Bagi anda yang ingin memulai usaha digital printing istilah lain mesin cetak digital, seringkali bertanya apa mesin digital printing atau mesin cetak digital yang ideal untuk memulai usaha digital printing, berapa sih harga alat cetak digital printing? Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, dan variasi harga mesin digital printing membuat kita berpikir, bagaimana cara memilih mesin printing yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan usaha kita. Sebelum anda memutuskan untuk membeli, bacalah terlebih dahulu tips dibawah ini:titik putih

1. Ketahui dan pelajari sasaran pasar (target market)

Masing – masing jenis mesin memiliki kelebihan dan kekurangan bergantung pada teknologi yang digunakan dan tentu harga mesin printing atau harga alat cetak digital printing nya pun beragam. Oleh karena itu anda perlu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh target pasar yang anda tuju, seperti Pemerintahan (Pilkada, Pilpress), Perusahaan, Iklan Mobil / Bus, dan masih banyak lagi...

2. Telitilah calon pesaing …

Agar bisnis digital printing yang ingin anda tekuni bisa berhasil, perlulah untuk mengetahui medan tempurnya. Apakah USP (Unique selling proposition) dari calon pesaing anda? Baik dari segi keunggulan maupun kelemahan dari kompetitor seperti (teknologi dari mesin digital printing yang digunakan, servis yang diberikan, kualitas cetak, waktu tunggu pelanggan, dan masih banyak lainnya)...

3. Proyeksi keuntungan yang diperoleh

Setelah mengetahui pasar dan pesaing anda, Tentulah semua investor menginginkan agar cepat kembali modal. Dengan kata lain, kapan keuntungan dapat mulai dirasakan, mengingat harga mesin digital printing sekarang cukup membuat kerut kening kita. Mengapa memilih mesin digital printing atau mesin cetak digital dengan kecepatan yang melampaui jauh dari proyeksi order anda. Sehingga harus mengeluarkan dana yang terlampau besar dari seharusnya. Yang pada akhirnya tingkat pengembalian modal menjadi lebih lama dari seharusnya...

Baca Selengkapnya

Harga mesin digital printing

Anda dapat menanyakan kepada kami, harga mesin digital printing terbaru dengan spesifikasi yang sesuai dengan usaha yang akan anda jalani. perlu anda ketahui, harga mesin digital printing sewaktu waktu dapat berubah, sekali anda mendapatkan harga mesin digital printing yang murah dengan kualitas yang bagus, jangan sampai anda lewatkan, karena kesepatan itu tidak akan datang dua kali. dalam bisnis digital printing, harga mesin digital printing tidak pernah menurun, yang ada hanya terus merangkak naik. jadi mulailah sejak dini menabung untuk mendapatkan meisn digital printing yang anda inginkan yang tentu harus sesuai dengan usaha digital printing yang anda jalani.

Untuk mengetahui harga meisn digital printing terbaru, silahkan mengisi form di halaman ini :

Harga Mesin

C.M.Y.K (Standart Warna Internasional)

CMYK adalah salah satu standart warna internasional, seperti hal nya RBG(Red,Green,Blue). Singkatang dari CMYK adalah (Cyan,Magenta,Yellow,& K mewakili warna hitam / Black). standart warna ini digunakan dalam dunia percetakan khususnya dunia digital printing, CMYK menggunakan standarisasi warna dalam suatu kordinat.

Range atau panjangnya dai 0-100 sehingga kehadiran warna K(Black) sangat menentukan. berapapun kordinat dari CMY nya, jika K(black)nya bernilai 100 maka warna akan tetap menjadi hitam.

cmykStandart ini berbasis PIGMEN yang menyesuaikan diri dengan industri percetakan, dan sampai saat ini dunia digital printing atau percetakan (advertise) masih menggunakan standar 4 warna dasar dalam membuat warna.

Jadi untuk mereproduksi gambar sehingga dapat dicapai hasil yang (relative) sempurna dibutuhkan sedikitnya 4 Tinta yaitu: Cyan, Magenta, Yellow dan Black. Keempat tinta tersebut disebut Tinta / Warna Proses. Tinta Proses adalah tinta yang dipergunakan untuk mereproduksi warna dengan proses teknik cetak tertentu, seperti offset lithography, rotogravure, letterpress atau sablon. Berbeda dengan Tinta yang hanya digunakan satu lapisan (single layer), karena tinta yang digunakan dapat ditumpuk-tumpuk, maka sifat tinta proses harus memenuhi standard tertentu, seperti spesifikasi warna (dalam model warna CIELab) dan nilai Opacity/Transparency.

Kesalahan warna dalam penumpukan 2 macam tinta tersebut disebut: Ink Trapping Error (berbeda dengan Layout Trapping Error). (ISO 2846-1 hingga ISO 2846-5 adalah standar yang ditetapkan oleh badan standarisasi international terhadap warna dan nilai transparency dari tinta proses 4 warna CMYK masing-masing untuk proses pencetakan: Sheet-fed and heat-set web offset lithographic printing, Coldset offset lithographic printing, Publication gravure printing, Screen printing dan Flexographic printing.)

Teknik separasi saat ini sudah berkembang; Penggunaan 4 tinta proses masih dominan, tapi metode menambah warna tinta cetak berkembang pesat. Teknologi HiFi Color dikembangkan beberapa pihak antara lain Pantone mengembangkan Proses Hexachrome dan Opaltone. Pada teknik Digital Inkjet Printing, perkembangan Warna Proses sedemikian pesatnya, hal ini didorong lantaran karena masalah teknis (kecilnya nozzle dalam printing head), maupun persaingan untuk menghadirkan reproduksi warna yang sempurna (sesuai dengan target pasar yang dituju), ada tinta-tinta seperti: Light Magenta, Light Cyan, Grey, Matt Black, Orange dan Green dll. Jadi Empat Warna adalah spesifik untuk penyebutan proses pewarnaan dengan menggunakan CMYK.